9 Tips Menjadi Juara Kelas



Juara kelas merupakan peringkat yang diberikan pada siswa berprestasi. Siswa yang memiliki kemampuan tinggi dalam setiap mata pelajaran yang diberikan akan meraih juara kelas. Namun, tidak mudah meraih prestasi tersebut. Dibutuhkan banyak kesabaran dan kerja keras. Para siswa pun berlomba-lomba untuk mendapatkan gelar siswa tercerdas di sekolahnya. Tak sedikit yang mencoba bekerja lebih keras lagi dengan mengikuti les atau bimbingan belajar. Mereka berusaha sebaik mungkin untuk dapat mewujudkan ambisi positif tersebut.

Tips menjadi juara kelas
Tips menjadi juara kelas (Ilustrasi/pixabay)

Beberapa tips di bawah ini dapat dijadikan referensi bagi para siswa untuk meraih juara kelas.

1. Niat

Kuatkah niat anda untuk meraih ambisi tersebut? Lalu seberapa kokoh kekuatan itu? percaya dirilah bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih impiannya. Tetapi, jalan dan waktu yang tidak selalu sama antara satu orang dan orang lainnya. Mereka memiliki trik-trik tertentu untuk meraih impian. Harapan merupakan tiang yang menyangga dunia, tanpa harapan, semua terasa sangat semu. Mantapkan niat untuk meraih juara kelas.

2. Dukungan Orang Tua

Beritahulah orang tua tentang niat adik-adik untuk meraih juara kelas. Minta juga saran dan kritik yang membangun untuk meraih keinginan tersebut. Dengarkan dan pahami maksud dan tujuan dari saran yang diberikan orang tua. Misalnya, mereka menyarankan adik-adik mengikuti les privat, maka lakukanlah.

Orang tua memiliki peranan besar dalam kesuksesan seorang anak. Tanpa orang tua, adik-adik akan kehilangan arah. Karena orang tualah yang akan menuntun setiap langkah adik-adik. Bukan hanya itu, saat adik-adik merasa sendiri dan kalah, orang tualah yang akan selalu bersedia memeluk dan memberi motivasi untuk kembali bersemangat. Maka, hargailah setiap perkataan dan saran dari orang tua.

Adik-adik tidak perlu sungkan juga untuk mengeluarkan pendapat sendiri. Pendapat adik-adik juga diperlukan untuk menambah ide. Siapa tahu dengan pendapat tersebut dan bantuan orang tua, maka akan timbul konsep yang lebih jitu.

3. Bimbingan Belajar

Bimbingan belajar sangat dibutuhkan sebagai penunjang aktivitas belajar di sekolah. Bagi adik-adik yang memiliki kelebihan finansial, tak ada salahnya jika digunakan untuk mengikuti bimbingan belajar atau bisa juga dengan memilih les privat. Les privat biasanya membutuhkan biaya yang lebih besar, mengingat guru privat harus datang ke rumah dan tentunya membutuhkan biaya transportasi yang dibebankan kepada adik-adik.
Coba diskusikan dengan kedua orang tua adik-adik, apa mereka menyetujuinya.

Namun, jika biaya yang dikeluarkan terlalu besar, adik-adik bisa mencari inisiatif lain. Misalnya, adik-adik berdiskusi bersama teman-teman sekelas. Ajak teman-teman belajar bersama di rumah. Belajar kelompok ini sangat dibutuhkan, karena dengan belajar kelompok setiap permasalahan akan mudah dipecahkan. Seperti pelajaran eksak misalnya, jika dikerjakan berkelompok akan lebih menyenangkan. Adik-adik dapat membagi tugas. Proses belajarnya pun dapat dilakukan bergiliran. Misalnya, hari pertama di rumah si A, hari kedua di rumah si B, hari ketiga di rumah si C, dan seterusnya. Jika gilirannya sudah habis, maka ulangi kembali dari rumah si A. Mudah bukan?

Jika sesekali adik-adik ingin mendatangkan pengajar, adik-adik bisa meminta bantuan guru atau kakak-kakak senior yang telah berpengalaman. Cara ini sangat efektif. Selain tidak membutuhkan dana besar, juga menjalin keakraban sesama teman.

Adik-adik tidak perlu merasa disaingi. Meskipun semua ingin menjadi juara kelas, tetapi prestasi tersebut tidak akan diraih hanya karena mengikuti bimbingan belajar bersama-sama. Jadi adik-adik jangan takut akan disaingi oleh teman-teman. Hasil ujian, kerja keras, dan kedisiplinan adik-adik dalam belajarlah yang akan menentukan berhak atau tidaknya adik-adik meraih juara kelas.

4. Disiplin

Disiplinkan diri adik-adik untuk terus belajar atau mengikuti bimbingan belajar. Jangan hanya karena tidak mendapat uang saku, adik-adik menjadi kurang bersemangat. Rutin mengikuti kegiatan baik di sekolah atau di luar sekolah juga menjadi faktor penting meraih juara kelas.

Jika pengaruh buruk datang dan memaksa adik-adik untuk mundur, maka ingatlah tujuan awal. Adik-adik juga harus mengingat kembali kerja keras yang selama ini sudah dilakukan. Bukan hanya itu, perjuangan orang tua lebih penting. Orang tua menghabiskan waktu dan tenaga untuk membantu adik-adik meraih impian tersebut. Jangan sia-siakan itu.

Disiplin bukan hanya dalam belajar-mengajar saja. Adik-adik juga harus tahu disiplin merupakan  kunci kesuksesan bagi setiap kegiatan yang kita lakukan. Tanpa kedisiplinan, tak ada yang sempurna. Maka, mulailah disiplin!

5. Siapkan Catatan

Sediakan sebuah buku catatan penting. Lebih baik buku tersebut berukuran kecil, agar mudah dibawa kemana-mana. Buku catatan penting berfungsi untuk mempermudah adik-adik mengingat hal-hal dasar yang diperoleh di sekolah atau di tempat bimbingan belajar. Catatan tersebut akan membantumu, jika suatu saat adik-adik lupa atau membutuhkan catatan itu segera. Maka mulailah menulis teori-teori penting atau rumus-rumus penting yang akan digunakan dalam jangka waktu panjang.

6. Waktu Efektif Untuk Belajar

Perhatikan waktu untuk belajar. Banyak siswa tidak memahami kondisi fisik mereka sendiri. Pelajari kondisi tubuh, dan perkirakan waktu yang tepat untuk belajar sesuai dengan kebutuhan adik-adik. Misalnya, adik-adik lebih mudah memahami pelajaran atau mengerjakan tugas di pagi hari dan sore hari. Maka jangan coba-coba mengerjakannya di siang hari, itu hanya akan membuang waktu karena tubuh tidak memiliki kekuatan untuk memahaminya.

7. Bertanya

Sifat diam dan tidak banyak bicara tidak disarankan dalam proses belajar-mengajar. Banyaklah bertanya tentang pembahasan yang tidak adik-adik pahami. Jangan hanya duduk dan diam di kursi, bergeraklah dan mulai memecahkan masalah. Karena tanpa bertanya, adik-adik hanya akan tersesat dalam argumen sendiri. Karena saat adik-adik tidak ingin bertanya tentang apa yang tidak adik-adik ketahui, maka rasa malas belajar pun akan seketika hadir. Jangan sepelekan budaya bertanya.

8. Buku Pendukung

Adik-adik dapat menemukan buku pendukung di toko buku atau perpustakaan di sekolah. Jangan sia-siakan fasilitas yang tersedia. Saat waktu luang, sempatkan diri adik-adik untuk membaca buku dan menulis kesimpulan yang dibaca ke dalam buku catatan penting. Buku pendukung akan menambah wawasan adik-adik dan menjadi penunjang belajar. Jika adik-adik memiliki kelebihan uang, adik-adik juga dapat membeli buku di toko buku. Otomatis buku yang dibeli dapat dibawa pulang, dan dengan begitu buku tersebut dapat dibaca kapan saja saat adik-adik berada di rumah.

9. Doa

Hakekat setiap pekerjaan selalu diiringi dengan doa. Maka berdoalah agar tahun ini adik-adik meraih juara kelas. Jangan lupa mintalah doa orang tua. Karena doa orang tua biasanya akan lebih cepat terkabul.

Tips-tips di atas sangat mudah untuk diterapkan. Semakin gigih adik-adik dalam belajar, semakin besar pula kesempatan adik-adik untuk meraih juara kelas. Semangat besar ada bersama orang-orang berjiwa besar. Besarkanlah jiwa untuk tetap tulus dan bersikap baiklah pada semua orang. Bersainglah secara sehat.
Selamat mencoba!



Artikel ini masuk dalam bahasan:

- cara mendapatkan juara kelas - cara menjadi juara kelas - cara menjadi pintar di sekolah - cara menjadi juara kelas di kelas unggulan - doa dan cara supaya bisa menjadi juara satu di kelas - cara menjadi juara kelas dengan mudah - tips menjadi juara kelasa dan sukaes - menjadi juara 1 di ujian - gi mana cara supaya dapat juara kelas - doa supaya bisa juara 1 di kelas atau di mana saja

Artikel Terkait dan Link Sponsor

9 Tips Menjadi Juara Kelas Post in | Last updated: December 24th, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =