5 Tips Ampuh Agar Rajin Belajar

Belajar? Sampai kapan?
Pertanyaan yang paling sering muncul dari anak-anak. Jelas saja mereka belum begitu paham tentang makna sesungguhnya dari kata “Belajar”. Belajar merupakan proses mengenal jati diri. Belajar merupakan metode untuk sukses. Belajar merupakan sebagian dari perjuangan hidup. Belajar merupakan pembuka pintu cahaya.

Berbagai defenisi dari kata belajar mulai diterjemahkan banyak orang. Mereka menyadari, belajar sangat dibutuhkan untuk membekali diri. Oleh karena itu, berbagai badan pendidikan pun didirikan, baik oleh pemerintah daerah dan pusat. Tak hanya itu, demi menunjang kualitas pendidikan, beberapa badan penunjang pun didirikan, seperti bimbingan belajar atau pun les privat.

Tips Ampuh Agar Rajin Belajar
Tips Ampuh Agar Rajin Belajar (Ilustrasi/pixabay)

Pendidikan di Indonesia masih tergolong sangat rendah dibandingkan negara lain. Namun, meskipun begitu, tidak boleh menganggap sepele kualitas pendidikan di negara kita ini. Buktinya, banyak ilmuwan dan olahragawan yang berasal dari Indonesia. mereka sukses dan berkembang di negara lain berkat pendidikan Indonesia. Setiap tahunnya pula Indonesia melahirkan banyak lulusan cumlaude dari setiap Universitas dengan jurusannya masing-masing. Meskipun tak banyak yang tahu hal ini, tapi sudah selayaknya kita bangga dengan bendera Merah Putih.

Salah satu faktor besar meningkatnya pendidikan di suatu negara ialah dengan peningkatkan kualitas pengajar. Pengajar merupakan tombak. Baik atau buruknya seorang pengajar menentukan hasil. Namun tak hanya berputar sekitar pengajar atau guru saja. Minat merupakan satu hal penting yang terpisah dari semua itu. Jika para siswa memiliki minat yang besar dalam belajar maka akan sangat mudah bagi mereka berbaur di dunia pendidikan.

Sekarang ini sangat sulit menumbuhkan rasa minat belajar pada siswa. Sangat banyak faktor pendukung para siswa malas belajar. Berbagai kemudahan elektronik telah mempengaruhi otak mereka. Terlebih bagi anak-anak dan remaja, mereka akan memilih menunton televisi atau bermain game dibandingkan belajar. Hal ini memang sangat menyedihkan, di saat pendidikan menjadi harapan berkembangnya suatu daerah atau negara, malah dianggap hal tabu yang tak layak diperbincangkan lagi di era sekarang. Banyak diantaranya menggunakan berbagai dalih untuk menepis keharusan belajar. Mereka mengatakan belajar dapat dilakukan dimana saja, termasuk di dalam gadget. Memang, itu benar. Kini alat komunikasi sudah mampu dijadikan sarana untuk belajar. Lagi pula alat komunikasi dapat mempermudah siswa untuk mencari informasi, buku online, atau mengerjakan tugas. Tapi tahu kan kita dampak negatif yang diberikan?

Terkadang alat komunikasi digunakan secara berlebihan. Anak pada usia dini akan menggunakannya sebagai alat bermain, dimana mereka dapat mendonloat game dan memainkannya dengan mudah dan tujuan belajar dilupakan. Tak ubahnya dengan remaja dan orang dewasa. Terlebih disayangkan, sebagian besar dari mereka menggunakannya untuk menonton film-film blue. Bukan hanya proses belajar yang terhambat, tapi dimulai pembentukan moral yang buruk.

Beberapa cara di bawah ini dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan keinginan belajar.

5 Tips Ampuh Agar Rajin Belajar

1. Tujuan Belajar

Terkadang sebagian dari kita belum sangat mengerti dengan sebuah tujuan. Tanpa tujuan, tak ada yang dapat dilakukan untuk mewujudkannya. Tetapkan tujuan, misalnya bertujuan menjadi seorang dokter, polisi atau pilot. Penetapan tujuan sangat berpengaruh terhadap hasil. Jika tujuan ditetapkan sejak awal, maka semangat dan kedisiplinan untuk menjalani setiap proses akan terasa ringan.

Bagi siswa, berikan arahan kemana mereka harus menentukan tujuan masing-masing. Kebanyakan dari mereka kebingungan akan hal ini. Mereka menganggap tujuan hidup hanya untuk makan dan bermain. Tapi lebih dari itu, sebagian dari mereka menganggap tujuan hidup bergantung kepada kedua orang tua.
Bimbingan dari para guru dan orang tua sangat dibutuhkan dalam penerapan ini.

2. Motivasi

Motivasi sangat dibutuhkan oleh semua orang di dunia ini. Bersama motivasi kita tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya. Motivasi bisa datang dari mana saja. Misalnya, orang tua, guru, teman, atau bahkan orang lain yang belum dikenali. Motivasi merupakan penggerak. Biasanya, motivasi terbesar datang dari kedua orang tua. Mengapa? Karena orang tua lebih sering berada di dekatnya. Orang tua memberi banyak pengaruh baginya. Oleh karena itu, orang tua disarankan memberi contoh terbaik untuk anak-anaknya. Jika seorang anak melihat orang tua yang gigih dalam bekerja, tentunya ia akan termotivasi untuk terus belajar dan menjadi orang yang lebih baik dari kedua orang tuanya, dengan harapan kelak ia akan mampu membantu kedua orang tua di masa tua mereka. Sebaliknya, jika orang tua seorang pemalas, maka akan sangat mudah bagi anak berpikir demikian pula. Baginya, belajar hanya buang waktu, dimana kedua orang tua mereka saja tidak memiliki kemampuan untuk bergerak dari hasil belajar yang mereka lakukan sebelumnya.

Maka dari itu, orang tua juga harus terus berusaha menjadi lebih baik setiap harinya. Bukan hanya orang tua, guru juga harus menerapkan cara yang sama. Karena di sekolah mereka hanya bertemu dengan guru-guru mereka.

3. Ketersediaan Alat

Selain tujuan dan motivasi, ketersediaan penunjang belajar juga dibutuhkan. Minimal dibutuhkan buku dan pulpen dalam proses belajar. Namun banyak dari siswa melupakan hal ini, menurut mereka kecanggihan teknologi digunakan untuk memudahkan semua itu. Namun perlu disadari, sehebat apapun sebuah teknologi, menulis akan tetap menjadi pokok dalam suatu pembelajaran. Dengan menulis, otak akan bekerja lebih dan membangun ide-ide baru. Sedangkan jika kita hanya menggunakan tablet atau gadget untuk membaca buku, memori otak tidak akan mampu merekamnya secara otomatis. Kita perlu menuliskannya.

4. Kekuatan Fisik

Banyak orang meremehkan hal ini. Tapi tanpa kekuatan, bagaimana otak dapat bekerja secara optimal? Otak berkembang dengan baik jika fisik juga mendukungnya. Begitu pula sebaliknya, fisik akan berkembang dengan sempurna jika otak turut mendukungnya. Otak dan fisikmerupakan dua hal yang saling berhubungan.

Oleh karena itu, meningkatkan kualitas fisik akan menjadikan kualitas otak lebih baik lagi.

Sarapanlah sebelum memulai proses belajar. Terlebih bagi para siswa, mereka sering melupakan ini. Padahal, sarapan akan membuat lambung bekerja di pagi hari dan menghasilkan energi. Sehingga otak pun akan memiliki kekuatan untuk memulai aktifitas.

5. Teman

Salah satu faktor penunjang belajar ialah teman. Namun, terkadang teman juga menjadi penyebab seorang siswa malas belajar. Oleh karena itu, dalam hal ini dibutuhkan kesadaran untuk memilih teman. Mungkin bagi sebagian orang memilih teman menjadi sebuah keegoisan, dimana kita akan dipikir sombong. Padahal, teman yang salah juga akan membawa keburukan bagi seseorang. Ketepatan memilih teman akan berdampak positif bagi kemajuan seseorang.

Lima tips di atas dapat membantu dalam mengatasi masalah belajar. Tumbuhkan tujuan dan carilah motivasi, selanjutnya tubuh dan otak akan bekerja sama mewujudkannya. Pikirkan berbagai hal positif dan jauhkan diri dari pemikiran negatif. Karena otak dan tubuh saling berhubungan.



Artikel ini masuk dalam bahasan:

- cara agar rajin belajar - tips agar rajin belajar - tips rajin belajar - cara supaya rajin belajar - cara rajin belajar - cara menjadi rajin belajar - metode ampuh rajin belajar - teknik rajin belajar - artikel tips rajin belajar - cara menjadi orang yang rajin belajar


Artikel terkait dan Link Sponsor


Submit Your Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 4 =